Kompetisi Cerdas Quran tingkat kabupaten yang disiarkan lansung oleh Padang TV bertempat di SKB Muaro Sijunjung pada Senin, 11 Mei 2026 berlangsung meriah dan penuh persaingan. Dari berbagai sekolah peserta yang hadir, SMP Negeri 5 Sijunjung berhasil mencuri perhatian dengan prestasi gemilang. Dua tim andalan SMP N 5 Sijunjung resmi melenggang ke babak semifinal. Hasil ini bukan sekadar kebanggaan bagi para anggota tim, tetapi juga menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan karakter yang terus dikembangkan di sekolah.Perjalanan kedua tim menuju babak semifinal sama-sama mengesankan.
Tim 1 yang beranggotakan Farhan Busdiza Pratama, Aura Diamanda dan Afif Az Zuhri, tampil sangat luar biasa sejak awal kompetisi. Di Episode 1, mereka menunjukkan kecepatan berpikir dan pemahaman tafsir yang sangat baik. Jawaban-jawaban mereka yang tepat dan penampilan yang tenang membuat mereka keluar sebagai juara pada babak tersebut. Tidak itu saja, ini sekaligus langsung mengamankan langkah mendapatkan menuju babak selanjutnya setelah berhasil mengalahkan 4 regu dari sekolah lain.
Sementara itu, Tim 2 yang beranggotakan M.Zidane, Jelan Hawa dan Khalifah Andrianti Putri harus menunggu hingga Episode 3 untuk menunjukkan kekuatan sesungguhnya. Meski harus menunggu lama hingga episode 3 dimulai, semangat dan kerja keras mereka tidak pernah luntur. Di episode 3, mereka tampil penuh percaya diri, menjawab setiap pertanyaan dengan akurat, dan menguasai setiap babak permainan. Kemenangan yang diraih di episode ini membawa mereka meraih gelar juara dan menyusul rekan satu sekolahnya untuk sama-sama melaju ke babak semifinal.
Keberhasilan ini tentu disambut dengan rasa bangga yang luar biasa dari seluruh warga sekolah. Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Sijunjung, Agus Sugandi, S. Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya yang mendalam atas pencapaian tersebut.
“Saya sangat bangga dan tersentuh melihat usaha dan kerja keras anak-anak kami. Keberhasilan dua tim ini melaju ke babak semifinal adalah bukti bahwa SMP Negeri 5 Sijunjung tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga sangat serius menanamkan nilai-nilai agama dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Prestasi ini adalah hasil dari disiplin, ketekunan belajar, dan semangat berjuang yang luar biasa. Ini menjadi motivasi besar bagi seluruh siswa kami untuk terus berprestasi di bidang apapun, serta membuktikan bahwa anak-anak kami mampu bersaing dan menjadi yang terbaik. Kami berharap langkah ini bisa berlanjut hingga ke babak akhir dan membawa nama sekolah ini semakin harum.”
Sementara itu, Guru Pembimbing yang telah mendampingi dan melatih kedua tim sejak persiapan awal juga mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya. Menurut beliau, keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara siswa, guru, dan dukungan orang tua.
“Sebagai pembimbing, rasa bangga ini tak terlukiskan dengan kata-kata. Saya melihat sendiri bagaimana mereka berlatih dengan sungguh-sungguh, meluangkan waktu di luar jam pelajaran, saling menguatkan, dan tidak mudah menyerah meskipun ada kesulitan. Kemenangan di Episode 1 dan Episode 3 bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras dan persiapan yang matang. Saya sangat berterima kasih atas dedikasi mereka. Keberhasilan ini mengajarkan kita bahwa dengan niat yang baik dan usaha yang maksimal, hasil yang membanggakan pasti akan didapatkan. Untuk babak semifinal nanti, saya yakin mereka bisa tampil lebih baik lagi, tetap rendah hati, dan berjuang sekuat tenaga demi nama sekolah.” Ucap Karni Indra.
Kini, kedua tim tengah bersiap kembali dengan lebih matang untuk menghadapi babak semifinal yang diprediksi akan semakin berat dan menantang. Seluruh warga SMP Negeri 5 Sijunjung berdoa dan memberikan dukungan penuh agar kedua tim dapat terus menorehkan prestasi dan membawa pulang hasil terbaik. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu menggabungkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spiritual, menjadi siswa yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an.
Penulis : DTA
Editor : MR
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar